Pengalaman pertama snowboarding

Halo guys,lama saya tidak pos di blog ini. sebetulnya niat untuk sering-sering update blog tapi ya gitu deh,banyak hal yang harus diprioritasin sehingga jadi gak sempat kepikiran untuk ngepos blog.

Kali ini aku mau ngebahas tentang snow boarding di Jepang. buat kamu yang belum tahu aktivitas snow boarding itu seperti apa, google dulu ya.

Aku pertama kali snow boarding 1 bulan yang lalu, tepatnya bulan Februari. Diajak teman-teman tempat kerja untuk snow boarding. Saya juga gak pernah nyoba aktivitas snow board jadi iseng-iseng untuk ikutan.

Saya dan rekan kerja saya di kantor berkunjung ke Nagano Prefecture daerah shiga plain atau yang dikenal dengan sebutan 志賀高原(shigakogen) , kami main-main disini 3hari 2 malam. berangkat hari Jumat malam pulang hari minggu malam. Jadinya kita tidur semalaman di dalam bus yang berangkat dari shinjuku station.

Waktu itu berangkat di hari Jumat jam 22:00 sampai di tempat tujuan sekitar pukul 05:00 pagi, kita nunggu 2 jam an sampai resepsionis hotel dibuka. Kali ini saya dan rekan teman kerja saya ikut paket tour snow board jadi menginap di hotel 1 malam dan ticket untuk naik turun lift durasi 2 hari sudah di include di dalam paket tournya.  Tinggal sisanya menyewa peralatan yang dibutuhkan untuk snow boarding.

Karena saya pemula  dan memang tidak punya peralatan snow board sama sekali saya sewa semua peralatan dari pihak hotel. Papan snow boarding,sepatu,google,wear,sarung tangan dan topi semua saya rental di pihak hotel.

Setelah menyewa peralatan yang diperlukan langsung saja kita meluncur ke tempat ski yang penuh diselimuti salju.Pemandangan yang pertama adalah banyak orang yang main snow board dan ski dan yang kedua adalah pemandangan yang breathtaking.

Shiga Ski

Shiga Ski Nagano Prefecture

 

setelah melihat sekitar dan pemandangan yang bagus, langsung saja saya mulai mencoba untuk snow boarding yang pastinya fail karena belum pernah snow boarding. Pertama yang harus kita lakukan selain mengenakan wear dan atribut untuk melindungi bagian tubuh yaitu memasang dan mengencangkan ankle strap agar kaki kita dan papan snow board terpasang secara erat. Saya pertama kaget karena dari posisi duduk harus memasang  strap kaki dua-duanya. Saya pikir cukup satu kaki saja dan satunya setelah berdiri baru kita pasang strapnya. Setelah semua atribut terpasang dan ready langsung saja perjuangan saya dari posisi duduk untuk mencoba berdiri diatas papan snow board. Hari pertama saya snow board saya habiskan hanya untuk mecoba berdiri dari posisi duduk hampir tanpa berseluncur sama sekali. Berseluncur hanya 1 sampai 2 menit saja kemudian jatuh. Rasanya jatuh puluhan  kali terasa keseluruhan badan sakit semua terutama dibagian tulang duduk dan bagian lengan. Pokoknya hari pertama saya snow boarding hancur deh.

Setelah diajarin sama teman-teman kerja cara snow boarding dari pagi sampai sore,akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi kegiatan hari ini dan lanjut besok.

DSC_0025

Pemandangan dari puncak Gunung

DSC_0029

Menu Buffet makan malam yang saya ambil

Setelah menyuplai tenaga dengan makan malam buffet all you can eat dan tidur semalam, hari besoknya saya lanjut lagi untuk snow board.

Hal yang terasa di hari kedua itu sakit seluruh badan karena jarang bergerak semacam sakit nyeri otot. Terbesit dipikiran saya untuk tidak snow board di hari kedua karena gak percaya diri bakal bisa bersuluncur. Tapi teman-teman tempat kerja saya memaksa saya untuk berselancar dan saya benar-benar berterima kasih karena dipaksa untuk snow board di hari kedua. Karena ujung-ujungnya saya jadi tidak takut dan bisa berseluncur!!

Di hari kedua saya mulai latihan lagi dari posisi duduk hingga berdiri dan ternyata tiba-tiba bisa berseluncur dengan snow board, yang saya rasakan setelah bisa berseluncur adalah jangan takut untuk menyerahkan berat tubuh ke papan snow board dan juga mengikuti gerakan snow board. Kedua yang saya rasakan setelah bisa berseluncur adalah usaha untuk terus mengambil keimbangan badan agar tidak terjatuh ke kiri atau ke kanan dan apabila kecepatan meluncur terlalu cepat tinggal ganti posisi dengan membuat posisi papan snow board menjadi horizontal (posisi saat meluncur adalah vertikal) dan juga memberi tekanan pada bagian belakang papan snow board secukupnya. Saat itu juga saya baru tahu asyiknya snow boarding dan ketagihan untuk pergi lagi. Sudahlah hari kedua saya snow boarding dan kami kembali ke Tokyo dengan Bus.

Buat yang ingin coba snow board atau ski tapi masih kurang seberapa tahu biayanya, ini untuk referensi biaya yang saya habiskan untuk snow board

  1. Biaya tur snow board (Bus,Menginap di hotel 1 malam dan ticket lift untuk 2 hari) 23,500 Yen
  2. Sewa peralatan snow board (Papan snow board,sepatu dan aksesoris lainnya ) 5000 yen
  3. Membeli oleh-oleh 1000 yen

Total untuk trip saya kali ini kurang lebih 30,000 Yen tidak terlalu mahal untuk pengalaman. Saya anjurin untuk membeli paket tur daripada pergi sendiri agar biaya lebih murah dan apabila kamu masih pertama kali untuk snow board. Kali ini saya ke Nagano Prefecture,mungkin buat yang ski park dekat dari Tokyo (asumsi anda sedang diposisi Tokyo) Gala Yuzawa ski park mungkin bisa jatuh lebih murah. Oh ya guys, kalau bisa siapin juga wear pakaian dalam yang tebal dan kalau bisa lagi siapin pakaian dalam khusus untuk ski atau snow board yang ada pad untuk mengurangi sakit akibat benturan pada saat terjatuh.

Sekian dulu post blog kali ini. Terima Kasih.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s