Review notebook Acer Aspire V5 V5-132-H14D/S

Post kali ini saya ingin menulis mengenai review product laptop yang saya beli beberapa minggu yang lalu Acer aspire  seri V5 V5-132-H14D/s.

Saya sebetulnya sudah punya laptop yang saya beli di Indonesia dengan spesifikasi yang lebih dari cukup dan setelah pindah kesini saya terus menggunakan laptop yang sama untuk mengetik dan membalas email atau bermain game steam. Tapi setelah masuk ke kuliah tugas mengetik saya menjadi 4 kali lipat daripada pada saat saya belajar di sekolah bahasa Jepang. Karena di laptop yang saya beli di Indonesia berkeyboard QWERTY layaknya laptop biasanya yang ada di pasaran Indonesia, Saya merasa kesulitan mengetik menggunakan keyboard dengan layout QWERTY karena tidak ada tombol praktis untuk mengubah hiragana ke huruf Romaji (Alfabet) dan sebaliknya. pada saat saya menggunakan laptop yang saya beli di Indonesia, saya selalu harus merubah setting language melalui language bar yang sangat melelahkan ketika harus disuruh ganti terus menerus. di laptop Indonesia juga tidak ada beberapa simbol yang sangat penting dalam mengetik suatu laporan maupun membalas email seperti simbol “・” salah satunya. karena merasa tidak praktis saya akhirnya memutuskan untuk membeli laptop dengan harga murah yang penting bisa digunakan untuk membalas email,YM dan mengetik tugas laporan yang semakin hari semakin menumpuk.

Setelah pergi ke toko elektronik terdekat dari universitas maupun terdekat dari rumah,harga laptop yang dijual disana tidak pas dengan kantong saya. yang paling murah sekitar 37.000 Yen yang bagi kantong saya tidak pas dikantong saya yang hanya punya 31.000 Yen pada saat itu. setelah melihat-lihat spesifikasi dsb di toko elektronik dan tidak menemukan harga yang pas,saya putuskan untuk membeli melalui online shop. saya kunjungi rakuten dan amazon untuk membandingkan harga mana yang paling murah. setelah membandingkan saya menemukan ada laptop dengan harga pas 30.000 yaitu HP Pavilion 10 Inch. layarnya yang mungil sekitar 10 inch itu membuat saya tidak sreg karena memang terlalu kecil untuk mengetik dokumen. saya putuskan untuk mencari yang lain dan menemukan laptop Acer Aspire V5 V5-132-H14D/S dengan harga 31.000 yang pada saat itu sangat pas dengan kantong saya yang mepet. Akhirnya saya beli Laptop Acer tsb melalui amazon dan menunggu kurang lebih 3 hari sampai barang sampai ke rumah.

Nah,sudah cukup cerita alasan saya membeli laptop baru. langsung masuk ke review produk ya.

Barang sampai di rumah. box tampak luar.

Barang sampai di rumah. box tampak luar.

 

Segel barang masih belum terbuka

Segel barang masih belum terbuka

Spesifikasi laptop
Acer Aspire V5 V5-132-H14D/S
Brand Acer Japan
Berat Barang 2.3 Kg
Dimensi Barang 39.8 x 25.3 x 9.8 cm
Model V5-132-H14D/S
Ukuran layar 11.6 インチ
CPU Intel
Tipe CPU Intel Celeron
Frekuensi CPU 1 GHz
Memory RAM 4 GB
 Ukuran HDD 500 GB
Interface HDD Serial ATA
OS Windows 8.1

Pertama Laptop ini punya spesifikasi yang sangat minim dan tidak cocok untuk teman-teman yang suka bermain game PC karena kecepatan CPU yang bisa dibilang tidak layak. Pertama kali saya mencoba menggunakan document processor hasilnya tidak terlalu buruk dan bsia digunakan untuk mengetik secara baik. Laptop ini paling cocok buat yang suka surfing web nonton youtube dan mengetik serta mengerjakan Tugas.

Dengan warna silver terkesan elegan.

Dengan warna silver terkesan elegan.

Charger ini ringan dan pas untuk dibawa kemana-mana. butuh daya listrik 75Watt masih tergolong boros.

Charger ini ringan dan pas untuk dibawa kemana-mana. butuh daya listrik 75Watt masih tergolong boros.

Untuk berat laptop ini punya berat sekitar 1.2 kg yang saya rasa lumayan untuk dibawa berpergian walaupun tak seringan laptop kelas ultra book. laptop ini juga punya 3 usb port (2 port 2.0 dan 1 port 3.0) yang saya rasa sudah banyak untuk laptop.

Di sisi kanan terdapat 1 USB port,Tombol power,Charging Port dan Headphone Port,

Di sisi kanan terdapat 1 USB port,Tombol power,Charging Port dan Headphone Port,

1 Port USB 3.0, Port interface khusus ACER dan SD Card Slot

1 Port USB 3.0, Port interface khusus ACER dan SD Card Slot

Saya memutuskan membeli laptop ini karena keyboard dimilikinya punya kerenggahan yang cukup untuk mengetik.

Kerenggahan yang Cukup dan beberapa simbol yang tidak ada di Laptop Indonesia serta tombol untuk merubah hiragan ke alfabet

Kerenggahan yang Cukup dan beberapa simbol yang tidak ada di Laptop Indonesia serta tombol untuk merubah hiragan ke alfabet

Namun ada satu kendala dengan laptop ini yaitu buat teman-teman yang ingin menggunakan laptop ini untuk presentasi atau ingin menghubungkan laptop ini dengan kabel lan. Di laptop ini tidak terdapat port untuk Lan maupun untuk menghubungkan laptop ke projektor (dipangkas oleh ACER untuk tujuan merampingkan ukuran body product) sebagai gantinya ACER menyertakan kabel dan port khusus untuk product mereka.

Apabila ingin menghubungkan laptop ke projector atau menghubungkan internet dengan kabel LAN maka Port ini perlu dipasang.

Apabila ingin menghubungkan laptop ke projector atau menghubungkan internet dengan kabel LAN maka Port ini perlu dipasang.

Alat ini dipasang disebelah kiri laptop yang mempunyai interface khusus.

Alat ini dipasang disebelah kiri laptop yang mempunyai interface khusus.

Selain hal disayangkan diatas,laptop ini juga hanya mempunyai dua lampu indikator saja, yaitu lampu power yang akan menyala bewarna biru dan lampu tanda charging yang akan menyala dengan warna orange sehingga kita tidak tahu apakah laptop ini sedang melakukan task yang berat atau tidak.

Hanya ada 2 Lampu Indikator

Hanya ada 2 Lampu Indikator

Kesimpulan: Laptop ini saya rasa cocok untuk teman-teman yang sudah punya laptop atau desktop dirumah tapi karena ukuran terlalu besar atau kendala keyboard (susah untuk mengetik bahasa Jepang). Web Surfing juga lumayan nyaman dengan laptop ini. saya menulis artikel ini dengan menggunakan laptop ini juga. daya tahan laptop ini sangat disayangkan yang hanya mampu bertahan 2 jam saja. Tapi secara keseluruhan laptop ini nyaman untuk dibawa kemana-mana dan bisa masuk kedalam tas. Charger Laptop ini memang boros listrik namun sangat ringan. Saya rekomendasikan untuk teman-teman yang hanya ingin surfing web atau mengerjakan tugas.

 

Foto laptop saat dibuka

 

Oh iya di dalam kardus laptop ini juga ada case sehingga tidak perlu membeli lagi. Acer memberikan semua paket dalam satu set yang bisa langsung pakai tanpa membeli lain – lain lagi.

 

Barangkali yang tertarik ini link barangnya:

Amazon.co.jp ウィジェット

Untuk Video Unboxing Silahkan lihat Video Dibawah ini.

 

 

Iklan

Pengalaman Shokumushitsumon (職務質問)

Sebenarnya kali ini saya ingin menulis sebuah entry lain tapi ternyata ada kejadian yang tak terduga maka saya dulukan untuk menulis untuk pengalaman tak terduga dan kurang menyenangkan ini.

Tahukah kawan-kawan mengenai Shokumushitsumon (職務質問)? pasti yang tahu sudah langsung berpikir yang tidak bagus.

karena tidak ada foto yang pas untuk foto ini jadi saya tempel tulisan tangan iseng saya.

karena tidak ada foto yang pas untuk foto ini jadi saya tempel tulisan tangan iseng saya.

Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya yang dicurigai dan ditanyai macam-macam sama polisi Jepang.

sebelumnya saya mau jelasin mengenai shokumushitsumon,shokumushitsumon adalah hal yang dilakukan polisi ketika menemukan seseorang yang mencurigakan atau dicurigai melakukan tindakan kriminal. mereka akan memberhentikan orang tersebut,menggeledah isi tas dan barang bawaan serta menanyakan mengenai tanda pengenal atau mibunshomeisho (身分証明書). kalau tidak ada masalah setelah pengecekan maka orang tersebut dibiarkan kembali bebas,tapi kalau ada masalah nantinya akan dibawa ke kantor polisi untuk di interogasi lebih lanjut,

Nah kali ini saya yang kena sial,karena di shokushitsumon oleh polisi. Jadi ceritanya berawal pada malam hari sebelum saya di shokumushitsumon sama polisi Jepang,tas saya rusak dan terpaksa saya menggunakan tas yang besar serta umumnya digunakan untuk mendaki gunung. karena tidak ada tas lagi dan kebetulan barang bawaan ke universitas juga banyak,saya terpaksa memakai tas itu pergi kuliah dan setelah selesai kuliah saya berencana untuk membeli tas baru di daerah hachioji (八王子). Kebetulan saya juga membeli laptop baru (rencana review mengenai laptop ini akan saya tulis pada entri kali ini,tapi saya urungkan),laptop yang saya beli tidak diberi bonus tas atau carrying case sama sekali,sehingga saya memutuskan untuk membeli tipe ransel ke toko elektronik yang cukup besar supaya bisa memilih macam-macam. Kuliah selesai dan setelah itu saya langsung meluncur ke stasiun hachioji (八王子駅) kebetulan di dekat stasiun hachioji itu ada dua toko elektronik besar yaitu bic camera & yodobashi camera. toko tersebut terletak saling berlewanan arah sehingga harus keluar masuk ke stasiun untuk bisa ke toko elektronik tersebut. pertamanya saya memutuskan untuk pergi ke bic camera yang lokasinya bersatu dengan satu gedung stasiun,disana saya check harga ransel laptop yang ada dan karena terlalu mahal saya putuskan untuk ke yodobashi camera membandingkan harga dan mengcheck apa ada model lebih bagus atau tidak. Ternyata di Yodobashi camera sama sekali tidak menjual tas laptop bentuk ransel dan hanya menjual tas laptop genggam. sehingga saya putuskan untuk kembali ke bic camera untuk membeli ransel yang saya cek tadi.

nah disini mulai muncul permasalahan,dengan tas pendaki gunung yang memang kurang lazim dipakai anak muda,saya kembali ke stasiun untuk menuju ke bic camera. Ketika di tengah perjalanan tiba-tiba dari belakang saya dipanggil dan diberhentikan oleh 2 orang polisi yang mengatakan bahwa saya dan dua orang itu berpapasan. saya sendiri tidak sadar hal tersebut. ceritanya saya buat bentuk dialog ya.

Polisi:  saya tadi melihat anda dan sekarang melihat anda diwaktu yang sangat pendek dan  selalu berpapasan,bolehkan saya membuka tas anda?

Saya: (kaget,pertama kali diberhentikan oleh polisi) iya,silahkan dibuka saja

Polisi: anda pelajar?

saya: iya.

Polisi yang lain Membuka tas saya.

Polisi: ada kartu identitas tidak?

Saya: ada, (saya tunjukan kartu foreign resident saya)

setelah polisi melihat kartu tersebut,polisi tersebut nampaknya masih tidak percaya dengan saya.

Polisi : dari Indonesia ya?

saya: iya

Polisi : kuliah dimana?

saya : (Sebut nama Universitas) (salah satu universitas yang cukup bagus)

Polisi: Pintar ya.

Saya:  tidak juga kok

Polisi: boleh saya lihat dompet anda?

Saya: silahkan buka-buka saja tidak masalah kok.

Kemudian pemeriksaan berlanjut dan mulai terlihat bahwa saya tidak melakukan kejahatan polisi tersebut mulai bilang seperti ini.

Polisi: maaf ya, akhir-akhir ini sering terjadi ひたっくり Hitakkuri  (jambret),kalau kita tidak memeriksa seperti ini susah sekali pelakunya untuk ditangkap.

Saya: oh tidak masalah kok, silahkan bongkar semua isi tas saya kalau perlu sampai alat tulis saya periksa juga (saya bilang dengan nada Yakin karena saya tidak bersalah)

tidak lama kemudian pemeriksaan selesai.Mereka mengucapkan terima kasih atas kerja samanya ,kemudian saya bilang terima kasih dan bertanya apa boleh saya pergi. pada saat itu raut mereka berubah menjadi raut muka bersalah karena salah menuduh orang.

setelah itu saya membeli tas ransel yang saya inginkan dan pulang dengan selamat.

di dalam kereta,saya berpikir macam-macam karena perasaan saya kurang enak,tapi saya ambil positifnya saja. saya anggap ini sebagai pengalaman yang bagus.

semoga tindakan yang saya lakukan bisa memberi kesan yang baik bahwa orang Indonesia taat hukum dan punya kemauan untuk bekerja sama walaupun hal tersebut kurang menyenangkan.

buat kawan-kawan yang di shokumushitsumon,jangan menolak ikuti saja kata mereka,memang bukan hal yang menyenangkan tapi dijamin tidak ada masalah selama tidak berbuat kesalahan apapun.

Challenge Part 1: Hidup di Jepang

Rencana mau update blog tiap hari Jumat selalu kacau balau,gara-gara berbagai macam tugas kuliah,kerja part time translator dan sebagainya. akhirnya hari ini senin (10/6) baru bisa update blog.

Memang dari dulu saya kalau merencanakan sesuatu ujung-ujungnya selalu hancur dan tidak pernah sesuai dengan yang saya rencanakan.

Kali ini saya berpikir untuk menceritakan sedikit tentang kehidupan di Jepang menurut pandangan saya. secara pribadi dan bukan secara umum. Jadi apa yang saya akan tulis bisa dianggap sebagai bahan masukan saja sebelum memutuskan untuk tinggal di Jepang.

 

Walaupun sudah bukan musim Panas sewaktu saya membuat post ini, tetap saja saya putuskan untuk memasang foto ini. karena tidak ada foto yang cocok dengan artikel yang saya tulis kali ini.

Walaupun sudah bukan musim Panas sewaktu saya membuat post ini, tetap saja saya putuskan untuk memasang foto ini. karena tidak ada foto yang cocok dengan artikel yang saya tulis kali ini.

Mulai saja dari bagian pertama ya.

  1. Jepang punya Fasilitas yang memadai, Saya akui setelah hidup di Jepang saya sadar bahwa Indonesia masih kurang dari segi fasilitas umum dan kebudiyaan manusianya. di Jepang apabila kita naik kereta dan ada orang yang lebih membutuhkan kursi pasti ada yang mau melepas kursinya untuk diberikan ke orang yang lebih membutuhkan dari mereka. kalau di Indonesia memang dari segi fasilitas masih kurang tapi yang lebih penting dari itu adalah tingkat SDM yang masih terbilang rendah. saya akui Jepang memang tempat yang sangat bagus.
  2. Kehidupan Masyarakat Jepang sangatlah sepi, yang saya maksud sepi disini adalah Lonely atau kesepian, bagi saya orang Jepang memang disiplin dan tegas. Namun dilain sisi mereka juga tidak mau privasi mereka terganggu dan mereka selalu berusaha menjaga Image mereka. seperti saya tuliskan diatas mereka memang punya SDM yang bagus dan tata krama yang bagus namun semuanya hanya sebatas itu saja. banyak lanjut usia yang dibiarkan oleh anak-anak mereka akibat anak-anak mereka harus banting tulang sampai larut malam setiap hari. dibiarkan terlantar bukan berarti tidak diberi makan dan sebagainya,melainkan mereka di titipkan ke Day Care Centre (デイサービス)semacam pantai jompo kalau diibaratkan di Indonesia. anak-anak mereka tidak mau menjaga atau mengurus orang tua mereka. Pernah ada beberapa kasus di supermarket tempat saya bekerja,bahwa lansia mencuri barang bukan karena tidak punya uang tapi karena ingin mendapat perhatian. setelah saya mendengar itu saya langsung merasa bahwa mereka benar-benar kesepian. anak mudapun disini juga ada yang merasa kesepian. walaupun mereka lebih punya banyak akses ke berbagai tempat dan bisa berkumpul dengan kaum sebaya mereka,namun tetap saja dari cara berkumpul mereka belum tentu bisa akur sama lain.
  3. Jepang tempat Berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah, pernah saya melihat di televisi ada seorang anak muda umur 20 tahun dengan penghasilan lebih dari 100juta per bulan dan ada juga mereka yang terpaksa menjadi freeter フリーター terpaksa bekerja dengan posisi tidak tetap seperti part time job dan sebagainya dan hanya berpenghasilan kurang dari 12juta perbulan yang menurut saya sangat kecil apabila ingin tinggal disini. gaji tersebut hanya bisa mereka dapatkan apabila mereka bekerja secara mati-matian. semua biaya hidup mereka ditanggung orang tua,uang asuransi,uang pensiun tak terbayar. bagi mereka hidup seperti ini bukan pilihan mereka tapi terpaksa mereka jalani. berkeluarga membentuk keluarga baru sudahlah pasti mimpi, untuk hidup mandiri saja sangat sulit bagi mereka. saya sudah melihat banyak freeter disini selama tinggal di Jepang 2 tahun ini. Terkadang penghasilan saya bekerja supermarket dan digabung dengan uang penerjemahan lebih besar dari upah yang mereka dapat. jadi ikut iba,saya sendiri sebagai mahasiswa terkadang punya penghasilan lebih tinggi dari mereka. tapi apa adanya saya juga membutuhkan uang tersebut untuk membayar kuliah yang saya tanggung sendiri seluruhnya. benar-benar miris, di tv banyak orang kaya yang disiarkan sedangkan orang disekitar saya terpaksa bekerja dengan posisi tidak tetap dan gaji rendah. saya rencana akan membuat ulasan tentang black company ブラック企業 untuk membahas lebih lengkat mengenai kisah miris freeter di Jepang.

untuk bagian pertama saya sudahi sampai disini. rencana part kedua saya akan buat ulasan lebih banyak lagi. buat yang ingin tahu mengenai hal terbelusuk di Jepang. silahkan contact saya. selama bukan hal yang melanggar hukum,saya akan coba untuk buat ulasannya. semoga bacaan ini dapat menambah pengetahuan.